Bangun Pemuda Satukan Indonesia

kejari mpw

Bertempat di Lapangan Upacara Kejari Mempawah, pada hari Senin, tanggal 29 Oktober 2018 pukul 08.00 wib dilakukan upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 Tahun 2018. Diikuti seluruh Pejabat Struktural Eselon IV dan V, Jaksa Fungsional dan Para Pegawai Kejari Mempawah (+ 30 orang Pegawai), pada upacara tersebut bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mempawah Antoni Setiawan, SH.,MH, dan sebagai Komandan Upacara adalah Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Mempawah Eko Budi Susanto, SH., sebelum upacara dilakukan Kepala Sub Bagian Pembinaan Kejari Mempawah Rezkinil Jusar, SH, selaku Pengatur Upacara mempersiapkan personil dan kelengkapan upacara. Pada Hari Sumpah Pemuda pada Tahun 2018 ini mengambil : “tema "BANGUN PEMUDA SATUKAN INDONESIA". Pada Upacara tersebut dibacakan kembali Keputusan Kerapatan Para Pemuda pada Kongres Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Selain itu pula Inspektur Upacara, membacakan Amanat/Pidato dari Menteri Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia (Menpora RI) Bapak Imam Nahrawi. Dalam Pidatonya tersebut, Menpora RI menyampaian amanatnya terkait tema bahwa pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik INdonesia Tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari hoax, hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara. Revolusi mental yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Ir. Joko Widodo amatlah relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju. Ciri pemuda yang maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing. Oleh karena itu Revolusi mental harus dapa kita jadikan sebagi pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju. Dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat. Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik. “SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA TAHUN 2018….”

Tidak ada Komentar

Tulis Komentar

Identitas Anda sangat diperlukan, Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan.

Statistik : Minggu, 8 Desember 2019

Sedang Akses : 2 Pengunjung
Hari Ini : 53
Bulan ini : 374
Tahun ini : 15174
Hit hari ini : 291
Total Hit : 611204

Back to Top

×