ANTHONY SETIAWAN KATAKAN HASIL RAFID TEST PULUHAN SISWA BARU BP2TD MEMPAWAH DINYATAKAN NEGATIF

MEMPAWAH – – Untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 dilingkungan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Mempawah, bekerjasama dengan Tim Gugus Tugas Penanganan Cepat Covid-19 Kabupaten Mempawah, melakukan rafid tes kepada puluhan Siswa-Siswa Baru yang sekolah di BP2TD Mempawah. Pelaksanaan ini langsung dipimpin oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Cepat Covid-19 Kabupaten Mempawah Wilayah Koordinator Kecamatan Mempawah Timur Kajari Mempawah Anthony Setiawan SH., MH., sampaikan bahwa dilaksanakannya puluhan siswa-siswa sekolah BP2TD Mempawah ini adalah Taruna Taruni Baru yang akan memasuki jenjang pendidikan dan pelatihan di BP2TD Mempawah, selain itu juga kedatangan mereka dari pelosok Indonesia, menjadi sudah keharusan untuk dilakukan rafid test sebagai antisipasi dalam penyebaran wabah pandemi covid 19 di Kabupaten Mempawah. “Tim Gugus Tugas Penanganan Cepat Covid-19 Kabupaten Mempawah melaksanakan rapid test kepada puluhan siswa yang memasuki tahun ajaran baru Diklat di BP2TD Mempawah ini, adalah sebagai antisipasi pencegahan penyebaran covid 19, para siswa-siswa ini menjalani pemeriksaan tes darah oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Mempawah Timur dan Puskesmas Mempawah Hilir, hasil dari dilakukan rafid test ini para siswa dinyatakan Negatif,” ucap Anthony. “Selaku Tim Gugus Tugas Penanganan Cepat Covid-19 Kabupaten Mempawah Koordinator untuk wilayah Kecamatan Mempawah Timur, ini merupakan tugas yang dalam hal ini menjadi wilayah kendali atau koordinasi saya di Kecamatan Mempawah Timur, bersama ini hadir juga Camat Mempawah Timur selaku Tim Gugus Tugas Kecamatan Mempawah Timur beserta jajaran, Kapolsek Mempawah Timur, Kepala Puskesmas Mempawah Timur, melakukan kegiatan rapid test kepada siswa baru sekolah BP2TD ini, hal ini perlu juga dilakukan pencegahan karena banyak para siswa yang berasal dari luar daerah Kalimantan Barat, sebab mereka juga mulai pembelajaran maka akan berkumpul dengan para siswa lainnya dari daerah, antisipasi yang dilakukam adalah bisa sterilkan dari konflik atau virus covid-19 ini,” jelas Anthony Setiawan SH. MH. “Dalam rangka itu, pelaksanaan ini sudah kita lakukan dua kali, sebelumnya juga pernah dilakukan, karena sudah dimulai tahun ajaran baru siswa-siswa atau taruna-taruni dari sekolah bp2td ini ini sudah mulai melakukan pembelajaran, maka perlu kita lakukan juga pencegahan, pencegahan disini untuk tidak terjadi perluasan penyebaran virus covid 19,” ucap Anthony Setiawan SH. MH. “Mudah-mudahan dengan tambah giatnya Tim Gugus Tugas Penanganan Cepat Covid-19 Kabupaten Mempawah dan Tim Gugus Tugas Penanganan Cepat Covid 19 Kecamatan Mempawah Timur ini, bisa lebih menekan penyebaran-penyebaran biris covid 19, teruntuk khususnya di sekolah bp2td ini.”harap Anthony.(Guns) sumber: PostKotaPontianak

Tidak ada Komentar

Tulis Komentar

Identitas Anda sangat diperlukan, Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan.

Statistik : Senin, 26 Oktober 2020

Sedang Akses : 1 Pengunjung
Hari Ini : 81
Bulan ini : 2420
Tahun ini : 26966
Hit hari ini : 292
Total Hit : 686681

Back to Top

×