Cegah Pelanggaran, Kejari Mempawah Siap Kawal Pembangunan Kabupaten Kubu Raya

Datun

KBRN, Kubu Raya: Sebagai upaya memaksimalkan pelaksanaan pengawalan dan pengamanan serta pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) perpanjang kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Mempawah. Langkah ini tertuang dalam kesepakatan bersama tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara antara pemerintah Kubu Raya dan Kejari Mempawah. "Penandatangan perjanjian kejasama tentang aksi pelaksanaan pengawalan dan pengamanan dan pembangunan daerah pada lingkup Kabupaten Kubu Raya dan kesepakatan bersama tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara antara pemerintah Kubu Raya dengan Kejari Mempawah ini kita lakukan sebagai bentuk upaya pencegahan dari penyimpangan dan perbuatan melanggar hukum dari berbagai program pembangunan yang kita lakukan," ungkap Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, S.H di dampingi Wakil Bupati Sujiwo, S.E usai menandatangani MoU bersama Kejari Mempawah di kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (20/09/2019). Bupati menjelaskan, MoU yang dilakukan pada hari ini merupakan perbaruan dari MoU yang telah dilakukan sebelumnya pada tahun 2017 lalu. "Banyak latar belakang yang mengharuskan kerjasama ini bisa terus berlanjut, terutama hal ini bisa menjadi ruang bagi SKPD yang ada di Kubu Raya untuk berkonsultasi dengan pihak Kejari Mempawah, untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam penggunaan anggaran yang dapat berujung pada tindakan hukum," tuturnya. Bupati Muda menyatakan, pihakya berkeinginan dan memiliki niat baik untuk melakukan percepatan dan pengoptimalan pembangunan yang terarah, dan meminimalisisr terjadinya penyimpangan. "Muaranya, kita ingin berbagai arah kebijakan yang kita buat bisa tepat sasaran yang menyangkut semua sektor kehidupan masyarakat. Kemudian, bagaimana pemkab Kubu Raya memanfaatkan semua aset yang ada dalam meningkatkan PAD dan tentunya ini perlu pendampingan dari Kejari Mempawah," katanya. Terlebih, lanjutnya, saat ini Pemkab Kubu Raya juga sedang mengembangkan beberapa Perumda dan beberapa pihak lain untuk berinvestasi dengan pihak ketiga dan ini juga memerlukan pendampingan dari pihak Kejari, untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan lain sebagainya. "Selama ini kerjasama dengan Kejari Mempawah sudah berjalan dengan baik dan kita harapkan ini bisa terus ditingkatkan ke depan untuk mempercepat pembangunan yang terarah di kabupaten ini," katanya. Ditempat yang sama, Kepala Kejari Mempawah, Antoni Setiawan mengatakan, pihaknya menyambut baik niat Pemkab Kubu Raya untuk memaksimalkan kinerja dan mencegah kesalahan dalam penggunaan anggaran pembangunan. "Apa yang kita laksanakan hari ini sebagai bentuk upaya pencegahan dari sisi hukum yang dilakukan Kejari Mempawah, sehingga program yang dibuat bisa tepat sasaran, tepat mutu dan tepat waktu. Jika tiga tepat ini dilakukan, maka ke depan program pembangunan yang dilakukan bisa lebih efisien, mencegah pemborosan dan kebocoran dari anggaran yang digunakan," tuturnya. Antoni menyatakan, dengan adanya MoU ini, maka pihaknya akan menjalankan tugas Kejaksaan sesuai dengan UU Nomor 16 tahun 2024, dimana Kejari bisa melakukan pengawalan dan pendampingan pada bidang perdata dan tata usaha negara kepada pemerintah daerah. "Kita menyadari pada kerjasama sebelumnya, mungkin ada hal-hal yang kurang maksimal. Namun, kita akan berupaya untuk lebih baik lagi dalam kerjasama ini ke depannya," tuturnya.

Tidak ada Komentar

Tulis Komentar

Identitas Anda sangat diperlukan, Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan.

Statistik : Minggu, 8 Desember 2019

Sedang Akses : 1 Pengunjung
Hari Ini : 54
Bulan ini : 375
Tahun ini : 15175
Hit hari ini : 316
Total Hit : 611229

Back to Top

×