Sentra Gakkumdu Samakan Persepsi Penanganan untuk Pilkada Serentak 2020

Plt. Jaksa Agung Tindak Pidana Umum (JAM PIDUM), Ali Mukartono mewakili Jaksa Agung RI mengapresiasi evaluasi terhadap kinerja Gakkumdu untuk pemilu lebih baik ke depan. PLt. Jam Pidum menilai, target-target yang ditetapkan sudah terlaksana walaupun prosesnya tidak sempurna. "Pilkada Serentak Tahun 2020 sudah berada di depan mata. Mari kita bersama menjadikan pencapaian Pemilu 2019 berikut kendala menjadi pengalaman berharga," harapnya Hadir pada acara Rakornas Sentra Gakkumdu Pemilu 2019, Ketua Bawaslu Abhan, Komisi II dan III DPR RI, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, Bawaslu, KPU, Polri, Perwakilan Partai Politik, Para Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) & Kapolda se-Indonesia. “Rapat ini menjadi forum sebagai Sentra Gakkumdu untuk meningkatkan kesiapan dan persiapan agar semakin solid, matang, dan mumpuni dalam menghadapi Pilkada Serentak Tahun 2020,”kata Plt. JAM Pidum. Ketua Bawaslu Abhan menyatakan kinerja Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) pada Pemilu 2019, sudah optimal. Namun, kerja sama antarinstitusi ini perlu dipererat dan dikuatkan lagi untuk menyamakan persepsi penanganan tindak pidana dalam Pilkada Serentak 2020 mendatang. Indonesia berhasil menyelenggarakan Pileg dan Pilpres di seluruh penjuru dengan lancar,aman,tertib,dan damai. Kesuksesan tersebut ditunjukkan dari tingkat partisipasi pemilih yg mencapai lebih 81% atau melampaui target yang telah dicanangkan oleh Pemerintah dalam (RPJMN) 2015-2019. “Segenap unsur yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu dan daerah maupun berbagai pihak, kementerian, badan, lembaga pemerintah dan peradilan, partai politik, masyarakat dan seluruh elemen bangsa menghadirkan Pemilu yang bermartabat, berkualitas dan berintegritas,” ujarnya. Plt. JAM Pidum mengatakan Kejaksaan mengoptimalkan Adhyaksa Command Centre di Kejaksaan Agung dan satker sebagai Posko Pemilu,pelaksanaan video conference guna memfasilitasi segala macam bentuk pelaporan peristiwa, perkembangan dan dinamika permasalahan yang timbul secara actual dan real time. Plt. JAM Pidum menjelaskan langkah pencegahan oleh jajaran Kejaksaan, menugaskan sekitar 2.800 personil untuk monitoring pemungutan dan hasil perhitungan suara, melaporkan secara berjenjang dari Cabjari, Kejari dan Kejati. Jaksa Menyapa dan Program Jaksa Menyapa di RRI berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, khususnya dalam menyikapi hasil pemilu dengan memberikan pemahaman bahwa penyelenggara pemilu. Kejaksaan RI sebagai bagian Sentra Gakkumdu dalam upaya penegakan hukum terhadap TP.Pemilu secara obyektif, profesional, terukur dan transparan. “Hal ini terlhat dari penugasan Jaksa yg berkualitas, mumpuni, memiliki kompetensi, kualifikasi, dan berpengalaman dlm menangani perkara tersebut,” terangnya. Masih menurut Plt. Jam Pidum mengatakan kesigapan dan kesiapan seluruh unsur Sentra Gakkumdu maupun stakeholder untuk bersikap pro aktif dalam mewujudkan pesta demokrasi yang jujur, adil, modern dan beradab dapat mendukung lahirnya pemimpin yang mumpuni, kompeten dan berintegritas. (pd/son)sumber: KejaksaanRI

Tidak ada Komentar

Tulis Komentar

Identitas Anda sangat diperlukan, Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan.

Statistik : Jum'at, 6 Desember 2019

Sedang Akses : 1 Pengunjung
Hari Ini : 57
Bulan ini : 276
Tahun ini : 15076
Hit hari ini : 116
Total Hit : 610789

Back to Top

×