Kejari Mempawah Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidum

Mempawah (Suara Kalbar) -Kejaksaan Negeri Mempawah melaksanakan Pemusnahan barang Bukti dan Barang Rampasan Tindak Pidana Umum, pada Selasa (23/07/2019) pagi. Ada berbagai macam barang bukti dan barang rampasan yang dimusnahkan seperti narkotika,alat alat perjudian,senjata tajam,alat perdukunan, obat kuat dan obat obatan tanpa izin hingga senjata api rakitan. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat Kejaksaan Negeri Mempawah, pihak kepolisian dari Polres Mempawah, dan para awak media. Pemusnahan barang bukti adalah satu bentuk penyelesaian perkara,sesuai dengan putusan pengadilan bahwa barang bukti yang dirampas untuk dimusnahkan. Antoni menjelaskan bahwa benda-benda yang di musnahkan hari ini adalah barang bukti dan barang rampasan yang sudah memiliki kekuatan hukum. Selain barang bukti juga terdapat barang rampasan yang sebagian telah dilakukan pelelangan, sesuai dengan putusan pengadilan bahwa barang rampasan dirampas dan dilelang untuk negara. "Jadi untuk hari ini ada terdapat 147 perkara sejak Januari 2018.Namun hingga Mei 2019 totalnya menjadi 273 perkara yang sudah mempunyai hukum tetap, "Jelasnya. "Ada 273 perkara selama dua tahun terakhir yang terdiri dari Perkara orang dan harta benda,kamtibum,narkotika,penggunaan Senjata api tanpa izin,perlindungan konsumen serta banyak lagi perkara lain dengan data Lebih Lengkap,Terangnya. Lebih lanjut Kajari mengatakan ada kurang lebih setengah kilo narkotika jenis sabu yang kita musnakan dengan menggunakan air dan campuran lainya bertujuan agar barang kejahatan tersebut tidak dapat digunakan kembali,"Pungkasnya. Sementara itu Kasat Narkoba Polres Mempawah,Iptu Rizal mengatakan bahwa safety peredaran narkotika di Kabupaten Mempawah sangat luar biasa bahkan hanya bisa terdeteksi melalui Komunikasi. "Karena itu, untuk antisipasi kita dalam menangani kasus peredaran Narkotika, kita telah melakukan pemetaan di jalur masuk terutama jalur perairan,"terangnya. Dimana saat ini lagi trend peredaran narkotika melalui jalur perairan yakni sungai maupun laut, kita sendiri juga kesulitan untuk mendeteksi di jalur perairan. "Namun bukan berarti kita tidak mampu menangani kasus peredaran Narkotika yang menggunakan jalur perairan ini. Bahkan beberapa waktu lalu kami berhasil menangkap pelaku peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah yang transaksi dan peredaranya melalui jalur laut,"Jelasnya. suarakalbar.co.id

Tidak ada Komentar

Tulis Komentar

Identitas Anda sangat diperlukan, Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan.

Statistik : Minggu, 8 Desember 2019

Sedang Akses : 1 Pengunjung
Hari Ini : 53
Bulan ini : 374
Tahun ini : 15174
Hit hari ini : 310
Total Hit : 611223

Back to Top

×